CIMAHI — Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi secara resmi mengulirkan proyek pembangunan kembali (revitalisasi) Puskesmas Melong Tengah yang berlokasi di Kecamatan Cimahi Selatan. Pembangunan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan taraf dan jangkauan pelayanan kesehatan primer bagi masyarakat, khususnya di wilayah padat penduduk.
Proses awal pembangunan ditandai dengan pembongkaran fisik gedung lama yang dilakukan secara bertahap sejak Juni 2026. Pelaksanaan konstruksi gedung baru Puskesmas Melong Tengah ini ditargetkan selesai dalam jangka waktu sekitar 150 hari kerja atau hingga akhir tahun 2026.
Pembangunan ulang Puskesmas Melong Tengah ini menyedot alokasi APBD Kota Cimahi Tahun Anggaran 2026 dengan nilai pagu mencapai sekitar Rp5,1 miliar.
Fasilitas kesehatan yang baru dirancang agar lebih representatif, modern, serta siap mengintegrasikan pelayanan kesehatan dasar berbasis Integrasi Layanan Primer (ILP) sesuai dengan kebijakan nasional dari Kementerian Kesehatan.
Walikota Cimahi, Ngatiyana menjelaskan bahwa kawasan Melong memiliki karakteristik khusus karena memiliki tingkat kepadatan penduduk yang sangat tinggi serta berbatasan langsung dengan kawasan Kota Bandung. Hal ini memicu tingginya dinamika dan volume kebutuhan warga terhadap pelayanan kesehatan dasar dari tahun ke tahun.
"Pembangunan Puskesmas Melong Tengah ini merupakan komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Kami ingin fasilitas kesehatan primer semakin representatif dan mampu menjawab kebutuhan warga," ujar Walikota Cimahi.
Selain pembangunan fisik gedung yang lebih memadai, Pemkot Cimahi juga merencanakan terobosan inovasi pelayanan di Puskesmas Melong Tengah. Salah satunya adalah rencana pembukaan Klinik Sore. Layanan ini dihadirkan untuk mengakomodasi kebutuhan warga atau pekerja di kawasan industri Melong yang tidak sempat melakukan pemeriksaan kesehatan pada pagi hingga siang hari.
Pemerintah Kota Cimahi menekankan pentingnya pengawalan bersama dari pihak penegak hukum, instansi pengawas, hingga elemen masyarakat agar pengerjaan fisik bangunan berjalan tepat mutu, tepat waktu, serta akuntabel.
Selama masa pengerjaan fisik dan revitalisasi gedung berlangsung, seluruh operasional pelayanan Puskesmas Melong Tengah telah dialihkan ke lokasi sementara. Langkah ini diambil guna memastikan hak akses kesehatan masyarakat sekitar tidak terputus.
Warga yang membutuhkan layanan medis umum, pemeriksaan kebidanan/PONED, anak, lansia, hingga laboratorium dasar disarankan untuk mendatangi lokasi pelayanan darurat yang telah disiapkan oleh pihak puskesmas di wilayah Kelurahan Melong.
Wartawan: AS
Editor: Aep Saripudin

0 Komentar