Wali Kota Cimahi Buka Seleksi Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031


​Cimahi - Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, secara resmi membuka kegiatan verifikasi faktual seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cimahi periode 2026–2031. Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Sekda Kota Cimahi, serta jajaran pejabat Pemkot Cimahi.  

​Dalam sambutannya, Ngatiyana mengapresiasi kerja keras tim seleksi yang telah mengawal seluruh tahapan seleksi, mulai dari administrasi, tes CAT, penulisan makalah, hingga wawancara. Seleksi tahap ini diikuti oleh 10 orang kandidat.  

​"Tahapan ini merupakan momen krusial untuk memastikan bahwa calon pimpinan BAZNAS Kota Cimahi benar-benar memiliki integritas, kapabilitas, dan kredibilitas yang tinggi," ujar Ngatiyana.  
​Ia menegaskan pentingnya peran BAZNAS bukan hanya sekadar pengelola dana umat, melainkan instrumen keagamaan dan mitra strategis pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  
​
Poin-Poin Penting Arahan Wali Kota:
​Hasil Seleksi: Dari 10 peserta, nantinya akan ditetapkan 5 orang pimpinan terpilih yang terdiri dari 1 ketua dan 4 wakil ketua.  
​Penguatan Program: Pimpinan baru diharapkan melahirkan program pendistribusian yang menitikberatkan pada pemberdayaan produktif, bukan hanya sekadar bantuan konsumtif.  

​Optimalisasi Zakat ASN: Mendorong aparatur sipil negara (ASN) di Kota Cimahi untuk lebih disiplin dan ikhlas menunaikan zakat. Dari sekitar 7.000 PNS, potensi penerimaan zakat diharapkan dapat meningkat hingga dua kali lipat.  

​Pembaruan Peraturan: Mendukung revisi atau pembaruan Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait pengolahan zakat guna memberikan kepastian hukum dan kemudahan operasional. 
 
​Wali Kota Cimahi berharap pimpinan BAZNAS yang baru dapat segera bersinergi dengan Pemkot Cimahi demi mewujudkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Wartawan: BP
Editor: Aep Saripudin 

Posting Komentar

0 Komentar